Sugeng Rawuh

Dapatkan informasi yang anda butuhkan,,, lihat-lihat boleh,, koment2 nggih saged...

Senin, 01 November 2010

Case Study


Ndais

Pagi ini seperti biasa aku berangkat ke sekolah pukul 06.30 WIB dengan rasa semangat yang menyelimuti tanggung jawabku sebagai guru. Aku mengajar di salah satu sekolah negeri di kecamatan Sapuran, tepatnya di SDN 2 Banyumudal. Lokasi sekolah yang lumayan jauh dari kantor kecamatan, dengan jalan yang dikelilingi pemandangan alam yang indah,,, termasuk jalan aspal yang butuh tantangan untuk melewatinya. Hatiku bukannya ngeluh, tapi aku malah merasa tertantang dengan semua itu. Orang menyebut jalan itu “Namu-Namu”.

Kedatanganku di sekolah disambut dengan salam dan cium tangan dari tangan-tangan muyil generasi penerus bangsa. Ada perasaan terharu dan rasa prihatin menyelinap di hatiku. Bagaimana tidak, melihat seragam sekolah yang sebenarnya sudah tidak layak dipakai lagi, tetapi semangat belajar dan hormatnya kepada Bapak dan Ibu guru …. Luar Biasa …!!!

Pukul 07.25 WIB bel telah dibunyikan, pertanda pembelajaran segera dimulai. Aku pun masuk kelas., tepatnya kelas 6. Ku bawa semua peralatan yang dibutuhkan. Hari ini aku akan mengajar mata pelajaran Matematika materi pengukuran ( volume dan waktu ) dengan Kompetensi Dasar menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan debit dan indikatornya menggunakan hubungan antara satuan luas, volume, kecepatan, dan debit dalam perhitungan / pemecahan masalah.

Pembelajaran dimulai dengan berdoa dan presensi kehadiran siswa. Kemudian dilanjutkan dengan apersepsi yaitu mengulas materi yang lalu tentang mengenal arti debit dan satuan liter. Aku memberi pertanyaan secara lisan : “Siapa yang masih ingat, Apa yang dimaksud dengan debit ?”. Aku terkejut, ternyata hanya 2 orang yang tunjuk jari pertanda mampu menjawab. Kemudian aku pancing-pancing supaya teman yang lain ikut tunjuk jari. Yah lumayan,, nambah 4 anak. Entah karena takut salah menjawab atau kenapa,, aku pun gak tau. Setelah beberapa waktu, aku tunjuk salah satu anak untuk menjawabnya dan teman yang lain kemudian menirukan jawaban dari temannya itu.

Pertanyaan aku lanjutkan dengan bertanya : “ Bagaimana rumus mencari debit?” Hampir semua siswa tunjuk jari. Dan aku tunjuk anak yang termasuk lambat dalam belajar untuk menjawabnya.Hatiku lega mendengar jawaban dari anak itu. Setelah itu aku sampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini yaitu siswa mampu menyelesaikan masalah yang melibatkan satuan luas, volume, kecepatan dan debit dalam kehidupan sehari-hari yang sederhana.

Pertama aku berikan 1 soal tentang debit dalam bentuk cerita dan ku tulis di papan tulis. Kemudian aku jelaskan maksud dari pertanyaan soal itu. Siswa pun memperhatikan dengan seksama. Setelah itu aku dan siswa bersama-sama menyelesaikan soal itu. Aku beri 1 soal lagi yang aku tulis di papan tulis kemudian siswa mencoba mengerjakan sendiri dan aku membimbingnya.

Tugas aku berikan dalam kelompok kecil 3-4 anak. Sementara siswa mengerjakan tugas, aku berkeliling untuk melihatnnya dan sedikit membimbingnya. Setelah siswa selesai mengerjakannya, kini saatnya perwakilan dari masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Dan hasilnya masih banyak yang salah. Aku hanya bisa menghela nafas. Huft…..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar